E Commerce
Pengertian e-commerce menurut Philip Kotler dan Kevin Keller dalam bukunya yang berjudul Marketing Management (2012; p.460) adalah penggunaan website untuk bertransaksi atau memfasilitasi penjualan produk dan jasa secara online.
Berdasarkan jurnal yang berjudul Strategic Decision-Making In the Emerging Field Of E-commerce (2010; p.19-26). E-commerce didefinisikan sebagai membeli dan menjual produk atau jasa melalui internet dan penggunaan sistem komputer untuk meningkatkan efisiensi perusahaan secara keseluruhan. Biasanya terdiri dari perdagangan yang terjadi melalui pembeli mengunjungi website penjual dan transaksi online.
Dikutip dari jurnal berjudul The influence of bussiness conten and navigation efficiency on the WEB visitor`s satisfaction in the context of websites supporting B2C electronic commerce in indonesia (2000; p.9). Electronic Commerce menggambarkan proses pembelian, penjualan, transfer, atau pertukaran produk, jasa dan informasi melalui jaringan komputer, termasuk internet.
Kategori E Commerce
Menurut jurnal Strategic Decision-Making In the Emerging Field Of E-commerce. (2010; P.529-532). Ada empat definisi e-commerce menurut Kotler, yaitu:
1. B2B (Business to Business)
E-commerce membuat perusahaan kini dapat membuat pembelian lebih efisien dengan bantuan e-commerce dan jumlah informasi yang disediakan oleh Internet. Internet telah menciptakan pasar baru untuk transaksi berlangsung, dan perusahaan telah mengambil keuntungan dari internet secara penuh. Busines to Busines (B2B) juga dapat diartikan sebagai sistem komunikasi bisnis online antar pelaku bisnis (Onno W. Purbo, 2000:2), terdiri atas:
1. Transaksi Inter-Organizational System (IOS), misalnya transaksi extranest, electronic funds transfer, electronic forms, intrgrated messaging, share data based, supply chain management, dan lain-lain.
2. Transaksi pasar elektronik (electronic market transfer) (Munir Fuady, 2005 : 408).
Tujuan B2B sebagai berikut :
Tujuan suatu perusahaan menggunakan sistem E-Commerce adalah dengan menggunakan E-Commerce maka perusahaan dapat lebih efisien dan efektif dalam meningkatkan keuntungannya
Karakteristik Busines to Busines (B2B)
Trading Partners yang sudah diketahui dan umumnya memiliki hubungan (relationship) yang cukup lama. Informasi hanya dipertukarkan dengan partner tersebut. Sehingga jenis informasi yang dikirimkan dapat disusun sesuai kebutuhan dan kepercayaan (trust).
Pertukaran data (data exchange) berlangsung berulang-ulang dan secara berkala, dengan format data yang sudah disepakati bersama. Sehingga memudahkan pertukaran data untuk dua entiti yang menggunakan standar yang sama.
Salah satu pelaku dapat melakukan inisiatif untuk mengirimkan data, tidak harus menunggu partner.Model yang umum digunakan adalah per-to-per, dimana processing intelligence dapat didistribusikan di kedua belah pihak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar